Inggris   Indonesia
CASBAA Indonesia In View: Growing Pay TV
 
16 Maret 2012 10:45:46

 Indonesia: Sebuah Pasar Untuk Menonton


Hongkong, 2 Maret 2012 - Pasar TV berbayar Indonesia telah dimulai, kata Para sejumlah besar Pembicara  perwakilan di forum CASBAA’s Indonesia in View: Growing Pay TV, yang diadakan di Jakarta pada 29 February. Dengan lebih dari 2 juta pelanggan yang telah membayar pada awal tahun 2012, sejumlah platform distribusi baru dalam negeri telah mengudara, dan merupakan fundamental ekonomi yang kuat, Indonesia ingin menjadi salah satu kisah sukses perkembangan Per-Televisian yang cepat di Asia. 

Budi Setiyanto

Para  Eksekutif Pemain Indonesia serta konten internasional dan penyedia layanan menggaris bawahi potensi negara tetapi mengingatkan bahwa masih ada rintangan untuk diatasi dalam rangka untuk memastikan ekspansi lanjutan. Forum menarik lebih dari 250 pembicara, delegasi dan media untuk membahas masa depan pasar dan prospek pertumbuhan lebih lanjut.

 "Komunitas TV berbayar global yang menyadari pentingnya dan potensi dari pasar utama di Asia-Pasifik," kata Simon DaviesTwiston, CEO, CASBAA. "Forum ini memungkinkan para pemimpin bisnis, baik lokal maupun internasional, untuk benar-benar memahami dinamika TV berbayar di Indonesia."

Sebagai penutup seminar, Twiston Davies mencatat bahwa industri pemain lama dan baru sedang mengembangkan penawaran komersial yang menarik bagi sejumlah konsumen baru. Tapi, katanya, isu-isu penting masih perlu diselesaikan dalam rangka untuk lanskap TV berbayar untuk terus berkembang.

  • Churn dan masalah koleksi yang signifikan, dan keberhasilan atau kegagalan operator akan beristirahat di akuisisi yang sedang berlangsung dan selanjutnya retensi pelanggan dan kemampuan untuk secara efektif mengumpulkan pendapatan dari pelanggan.
  • Lingkungan peraturan - secara relatif positif dan bersahabat dengan pasar sampai sekarang - memiliki beberapa risiko, sebagai kekuatan politik melakukan revisi kunci undang-undang penyiaran. Dadang Hidayat, anggota dan mantan ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), mengatakan kepada satu panel bahwa regulasi TV berbayar pemrograman telah lebih lunak dari free-konten TV, tapi ada peningkatan pengawasan kemungkinan di masa depan.
  • Pembajakan juga tetap masalah, dengan perlindungan yang lemah dan tidak konsisten untuk pemain yang sah. Konferensi ini mendengar dari Budi Setiyanto, operator sumatera kabel sistem Smart Media, bahwa ia telah membangun sebuah bisnis berdasarkan konten berlisensi, hanya untuk bersaing dijaringan membajak pelanggannya dengan menawarkan harga murah yang kotor berdasarkan distribusi konten bajakan. Arya Sinulingga, Sekretaris Jenderal APMI asosiasi media Indonesia, menyerukan penegakan kuat melawan pembajakan - sekarang!

Budi Setiyanto

Pembicara lain mengomentari kesulitan kompetisi TV berbayar dihadapi dari industri kuat free-to-air TV di Indonesia. "Lokal kontenadalah raja," kata John Riady, Direktur lama Operator Jakarta kabelLippo Group. Panelnya dibahas pilihan konten asli, dan disepakati TV berbayar harus dibedakan mengembangkan konten sendiri yang dapat menarik pemirsa. Sementara itu, perwakilan dari jaringan internasional berbicara tentang rencana sudah dilakukan untukmeningkatkan produksi konten lokal.

Dengan meningkatnya persaingan dianggap umum sebagai perkembangan yang konstruktif, beberapa pembicaramenggarisbawahi bahwa pasar Indonesia cukup besar untuk mendukung semua pemain ganda.

Pembicara yang berpartisipasi dalam forum Indonesia in View: Growing Pay TV termasuk Ezki TriRezeki Widianti (Wakil Ketua, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)), Dr Ir. Titon Dutono M.Eng (Direktur Perencanaan Sumber Daya, Departemen Komunikasi dan Teknologi Informasi), Syamsul Lussa(Direktur Film, Departemen Kebudayaan & Pariwisata), SayersSuzy (CEO produsen konten, PT Tiga Citra Sinema), Arya Mahendra Sinulingga (Sekretaris Umum, APMI), Campbell Walker (Kepala Wilayah, Indonesia, Fox International Channels) dan eksekutif senior dari indonesian TV berbayar Aora-TV operator, First Media, Okevision dan Telkomvision).

"Kami senang dengan kualitas pertemuan dan CASBAA akan terus mendorong dialog yang berkelanjutan antara pemerintah, industri dan masyarakat untuk mempromosikan membayar TV di negeri ini," tambah Twiston Davies.
CASBAA Indonesia in View: Growing Pay TV diselenggarakan bekerja sama dengan Kominfo dan KPI.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi http://www.casbaa.com/events/events-calendar/details/297-indonesia-roundtable.

# # #

Tentang CASBAA - www.casbaa.com

Didirikan pada tahun 1991, CASBAA adalah Asosiasi untuk TV berbayar digital, konten, platform, iklan dan pengiriman video di seluruh Asia selama dua dekade terakhir. menyebar ke 17 pasar geografis, CASBAA dan anggotanya mencapai lebih dari 420 juta koneksi melalui jejak mulai dari Cina ke Australia, Jepang ke Pakistan. Misi CASBAA adalah untuk mempromosikan pertumbuhan TV berbayar dan konten video melalui informasi industri, pertukaran jaringan dan acara sekaligus mempromosikan praktik terbaik global.


Hubungi Kami Acara TV Promosi Karir